Kejahatan Seksual di Kamar Mandi hampir Menimpa Lia Emilia
Rabu, 21 Mei 2014
Label:
Kriminal
Diposting oleh
Agus Zainal
di
00.30
0
komentar
Harga Cabe Cabean
Rabu, 02 April 2014
Remaja laki-laki berusia sekitar 16 tahun langsung bersemangat begitu melihat ada sebuah mobil berhenti, Jumat (28/3) malam. "Mencari cabe-cabean Om," tanyanya kepada seorang pengendara.
Waktu sudah menunjukkan hampir lewat tengah malam alias dinihari di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, tidak jauh dari Kantor Walikota Jakarta Barat. Remaja itu tak sendiri, dia berlima dengan rekannya, masing-masing membawa sepeda motor.
Dari lima remaja itu, empat diantaranya mengaku masih duduk di kelas X. Seorang lagi masih sudah putus sekolah sejak SMP. Mereka punya bisnis cabe-cabean tapi baru dalam tahap merintis.
Label:
Kriminal
Diposting oleh
Agus Zainal
di
07.42
1 komentar
Cara Aman Ber-ATM dari Mantan Pembobol Rekening
Minggu, 24 Januari 2010
bisnis online
Skimming yang menelan korban nasabah bank di Indonesia dan juga negara-negara lain di dunia tidak menggunakan teknologi canggih. Dengan alat dan trik yang sederhana, pencuri dengan mudah menyedot aset nasabah.
Kesederhanaan modus ini diungkap oleh Dan DeFelippi, mantan pencuri identitas nasabah kartu debet dan kartu kredit. Kini DeFelippe "telah insyaf" setelah ditangkap polisi AS tahun 2003 lalu dan kini bekerja sama dengan aparat hukum guna membongkar jaringan jahat di internet.
DeFelippe menyatakan, untuk mencuri identitas pemilik kartu kredit, dia cukup membeli nomor kartu kredit. "Anda dapat memberi nomor kartu kredit seharga satu dolar, dua dolar atau tiga dolar," katanya seperti dilansir www.13wham.com di Rochester, New York.
Label:
Kriminal
Diposting oleh
Agus Zainal
di
11.58
14
komentar
Presiden Harus Berani Ambil Alih Kasus Century
Minggu, 17 Januari 2010
bisnis online
Hampir dua bulan ini, energi dan perhatian bangsa Indonesia terkuras oleh adanya kasus Bank Century yang sedang diselesaikan secara politik di DPR.
Menurut pengamat ekonomi Ismet Hasan Putro, waktu selama ini seharusnya tak perlu habis jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mau mengambil alih kasus ini.
"Sesungguhnya argumen sistemik tak akan habiskan energi bangsa andai saja Presiden SBY mengambil langkah dengan pleidoi di parlemen dan bilang sayalah yang bertanggung jawab terhadap kebijakan itu," ujar Ismet dalam diskusi mingguan bertema "Polemik: Mencermati Kasus Bank Century" di Jakarta, Sabtu (16/1/2010).
Label:
Kriminal
Diposting oleh
Agus Zainal
di
18.02
0
komentar
Ancaman Pembunuhan Terhadap Susno
Selasa, 12 Januari 2010
bisnis online;
Mantan Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Susno Duaji mendapat ancaman pembunuhan. Mantan Kapolda Jawa Barat ini diteror melalui pesan singkat telepon selular (SMS) supaya tidak berbicara lagi di media massa. Demikian diungkapkan pihak keluarga Susno di Puri Cinere, Jakarta Selatan, Senin (11/1) pagi.
Kakak sepupu Susno, Husni, mengatakan, ancaman terjadi dua hari silam hingga kemarin. SMS ancaman menyebut-nyebut cucu yang paling disayang Susno Duaji akan hilang jika ia tampil di media. Sedikitnya ada lima nomor berbeda yang memberikan ancaman. Husni menambahkan, telah mengungsikan anggota keluarga ke tempat yang aman.
Label:
Kriminal
Diposting oleh
Agus Zainal
di
09.09
0
komentar
Masih Adakah Keadilan Untuk Orang Kecil
Selasa, 15 Desember 2009
bisnis online;
Hukum di Indonesia semakin hari semakin tidak memihak rakyat kecil, padahal dalam UUD 45 pada salah satu pasalnya dikatakan bahwa setiap warga negara indonesia mempunyai kedudukan sama dalam hukum dan mendapatkan keadilan(maf kalu salah), tetapi pada pelaksanaan di lapangan hukum ataupun keadilan banyak tidak berpihak kepada orang kecil..salah satu contoh seorang kakek bernama Rasjo di cerebon harus menjadi pesakitan dikarenakn hal yang sangat kecil...kakek berusia hampir 70 thn yang hidup sendirian ini mengambil 1/2 Kg kacang hijau dan 2 batang sabun yang kalau dirupiahkan menjadi Rp. 13.500,-, harus berurusan dengan hukum dan terancam 3 bulan penjara.
Label:
Kriminal
Diposting oleh
Agus Zainal
di
09.48
2
komentar
Transparansi dalam Kasus Bank Century
Sabtu, 05 Desember 2009
bisnis online'
RIBUT-RIBUT soal pengucuran dana penyelamatan Bank Century terus berlanjut walaupun Menteri Keuangan Sri Mulyani berulang kali mengatakan penyelamatan terhadap bank kecil itu telah sesuai dengan peraturan.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah mengucurkan dana sebesar Rp6,7 triliun kepada Bank Century atas rekomendasi pemerintah dan Bank Indonesia. Padahal, dana yang disetujui DPR hanya sebesar Rp1,3 triliun.
Misteri itulah yang ditindaklanjuti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigasi terhadap bank.
Tidak hanya KPK, DPR pun meminta BPK mengaudit proses bailout tersebut. Itu karena sebelumnya DPR pada 18 Desember 2008 telah menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 4 Tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sektor Keuangan (JPSK) sebagai payung hukum dari penyelamatan bank milik pengusaha Robert Tantular itu.
Label:
Kriminal
Diposting oleh
Agus Zainal
di
10.15
7
komentar