Kondisi Kepulauan Mentawai Pasca Gelombang Tsunami

Kamis, 28 Oktober 2010


Kondisi Kepulauan Mentawai pasca-gelombang tsunami semakin memprihatinkan. Hingga kini, sebanyak 112 orang dikabarkan tewas terseret gelombang. Menurut keterangan Ketua DPRD Mentawai Hendri Dori, sebanyak 112 warga tewas berasal dari tiga kecamatan di kepulauan Mentawai. Selain itu, sebanyak 502 orang masih belum ditemukan.

Sudah 112 orang yang tewas. Data tersebut kami peroleh dari aparatur pemerintah setempat. Kemungkinan

Angin Puting Beliung Hantam 2 Desa

Senin, 25 Oktober 2010

Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Giofisika (BMKG) Jatiwangi soal masih adanya ancaman angin puting beliung, ternyata terbukti, kemarin sekitar pukul 17.00 terjadi hujan disertai angin kencang di desa kodasari, kecamatan Ligung da desa Lojikobong, kecamatan Sumberjaya.

Di desa Lojikobong angin tersebut merusak puluhan rumah, terutama dibagian atap. Sedankan di desa Kodasari angin  Puting Beliung menerjang kawasan explorasi minyak yang mengakibatkan atap mess yang terbuat dari seng berterbangan. rangka baja atep mess juga ambruk, beruntung tidak ada pekerja yang terluka.

Angin Puting Beliung merjang dengan cepat, saat itu turun hujan yang cukup deras, kemudian disusul dengan dengan angin yang berputar kencang selama 10 menit, beruntug semua pekerja selamat.

Simpanan Orang Kaya di Bank Melonjak

Jumat, 22 Oktober 2010

Data distribusi simpanan per September berdasarkan nominal simpanan yang dipublikasikan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),  menunjukkan terjadi kenaikan simpanan masyarakat pada segmen nominal di atas Rp 5 miliar dengan kenaikan sebesar Rp 33,88 triliun.

Simpanan jenis ini biasanya berasal dari nasabah kalangan masyarakat yang mampu secara ekonomi. Sementara simpanan untuk segmen di bawah Rp 100 juta tidak mengalami perubahan.

Namun, ditinjau dari segi jumlah rekening, seluruh segmen simpanan mengalami kenaikan, dan kenaikan yang sangat tajam terjadi pada segmen simpanan Rp100 juta ke bawah dengan kenaikan sekitar 1 juta rekening.

Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi A Johansyah ketika dikonfirmasi soal itu mengatakan, kemungkinan melonjaknya dana dan rekening nasabah karena masyarakat kembali menabung ke bank usai Lebaran.

Indomie Terancam kena Razia di 80 Negara

Minggu, 17 Oktober 2010

sejak pengumuman pada Minggu dan Senin lalu di Taiwan bahwa Indomie mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi manusia, sontak negara lain seperti Hongkong, Singapura, Malaysia, Uni Emirat Arab pun ikut bereaksi.

Kekhawatiran ini, menurut Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman (Gapmmi), Franky Sibarani , bercermin pada reaksi yang terjadi dari negara-negara lain terhadap Indomie, pasca dirazia dan ditarik dari sejumlah pusat perbelanjaan di Taiwan. hal ini dikhawatirkan Indomie terancam kena razia di 80 Negara lain.

Menurut Franky, hal ini harus menjadi kekhawatiran Indonesia. Dan dirinya mewaspadai bahwa mie instan yang diproduksi dalam negeri dan diekspor ke puluhan negara tujuan bakal bernasib sama pada sekitar 80 negara.

Negara-negara Non-Muslim Belajar Syariah ke Indonesia

Rabu, 06 Oktober 2010



Ternyata, perkembangan sistem syariah juga tidak luput dari perhatian dunia internasional. Buktinya, beberapa negara yang tergabung dalam Colombo Plan, delapan di antara 11 negara Colombo Plan yang merupakan negara non-muslim, hadir di Bandung untuk belajar sistem syariah kepada Indonesia. Tujuannya untuk mereka terapkan di negaranya masing-masing, dalam sebuah agenda yang digagas. Yakni Colombo Plan Secretariat, Non-Aligned Movement Centre for South-South Technical Cooporation (NAM CSSTC) dan Pemerintah RI.

Duta Besar Indonesia untuk Srilangka, Djafar Husein, mengemukakan, ini adalah event pertama negara-negara Colombo Plan. "Mereka, ingin mengetahui sistem perbankan syariah dalam pemberian mikrofine bagi masyarakat miskin di negara berkembang," tandas Husein usai menutup Training on Operational Management Of Microfinance di Hotel Golden Flower, Jalan Asia Afrika Bandung.